BLU TAK JAUH BEDA DENGAN BHP

Akhir-akhir ini mahkamah kontitusi membatalkan undang-undang badan hokum pendidikan (UU BHP) karena dianggap bertentangan dengan undang-undang 1945. Tapi yang menjadi pertanyaan kalangan aktifis mahasiswa adalah kenapabaru di batalkan sekarang bukankah sudah satu tahun BHP sudah diterapkan oleh bebrapa peguruan tinggi negeri (PTN). BHP muncul sebagai tindak lanjut dari undang-undang sistem pendidikan nasional (SISDIKNAS) 2003, yang mana sebelum menjadi BHP, kampus harus mempunyai badan usaha yang mandiri atau menerapkan system sebagai badan layanan umum (BLU). Ketika lembaga kampus atau PTN menerapkan BLU maka yang menjadi korban adalah mahasiwa ketika lembaga tersebut tidak mempunyai basis ekonomi yang mandiri. Di samping itu, akan mengeser esensi pendidikan yakni transfer ilmu atau pendidikan di komersilkan, bahasa kasarnya mahasiswa membeli ilmu dari kampus.
Ketika PTN menerapkan system BLU maka pemerintah seakan-akan lepas tangan terkait pendanaan pendidikan. Ketika lembaga kampus sudah mempunyai ekonomi mandiri atau badan usaha yang sudah siap menyuplai seluruh biaya oprasional kampus maka pemerintah akan dengan mudah melimpahkan pendanaan pendidikan dengan dalih kampus sudah mandiri. Tapi yang menjadi pertanyaan besar adalah dikemanakan dana 20%

About rudien87


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: