Motivasi dalam Hidup

Semua orang pasti mempunyai tujuan yang jelas dalam kehidupanya, jika adaorang yangtidakmempunyai motivasidalamkehidupanya atau dengan kata lain yaknitujuan hidup maka sama saja dia dengan tidak hidup di dunia ini dengan kata lain “mati”. Dalam islam biasanya menggunakan istilah syi’ir yakni “wujuduhu kaadhamihi”yakniadanya seperti tidak adanya. Meskipun dia ada didunia yakni kehidupanya di dunia tapi dia tidak seperti hidup karena keberadaanya tidak memberikan pengaruh pada kehidupan manusia yang lain.

Diharapkan orang hidup di dunia ini adalah bisa memberikan pengaruhyang baik untuk kehidupan orang lain, jika dalam bahasa lain adalah memberikan manfaat meski hanya sedikit. Dalam agama pundi sebutkan sebuah kata mutiarahyang sangat berharga yakni sebaik-baiknya manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Jadi sebuah motivasi besar yang cukup untuk perubahan kehidupan manusia adalah bermanfaat bagi orang lain,begitu pula sebaliknya orang yang tidak bermanfaat bagi orang lain adalah seburuk-buruknya manusia. Karena jika orang hidup di dunia membutuhkan yang namanya hubungan sosial yakni hubungan manusia yang satu dengan yang lainya.

Akan tetapi hal itu sangatlah sulit untuk terwujud karena secara mayoritas manusia dalam kehidupanya dalam era kekinian adalah mementingkan kepentingan individu dan golonganya. Terbukti dari banyaknya kasus perampokan dan pencurian atau tindak kriminal yang lain adalah gambaran manusia yang mementingkan dirinya sendiri dan golonganya.

Namun tidak sesederhana itu kita bisa menyalahkan orang lain karena seseorangyang melakukan tindak kriminal pasti mempunyai latar belakang untuk mengabil sebuah resiko atas apa yang dia lakukan. Ada orang yang melakukan tindak pidana kriminal disebakan oleh keterdesakan keadaan yang selalu mempersulit kehidupan orang tersebut. Namun yang menjadi pertanyaan kenapa orang tersebut bisa terhimpit keadaan, larut dalam kemiskinan dan serba kesusahan. Apakah mereka malas unutk bekerja?

Terasa begitu kompleks permasalah mereka karena semakin tertindas oleh keadaan, tidak mungkin meraka akan bisa merasakan sebuah kebahagiaan harta karen untuk memparoleh secuil harta untuk makan saja sangalah sulit. Contoh kecilnya adalah seorang tukang becak yang dalam keseharianya hanya mendapakan penghasialan maksiamal 20.000, itupun kalau lagi rame penumpang, sedangkan kebutuhan hidup dia dan keluarganya pastinya lebih besar dari gaji yang dia peroleh, untuk membeli bahan-bahan pokok saja berapa??? belum lagi jika mempunyai anak yang di usia sekolah apalagi sekolahnya di kota, sudah minus berapa penghasialan dari hasilmenarik becak!!!

Sudalah itu memang permasalahan mereka biarlah mereka yang menghadapi sendiri, beruntunglah hidup kita tidak seperti mereke tapi yang paling perlu di ingat adalah masih sangat banyak orang-orang yang kesusahan yang lainya….

Kembali lagi pada motivsi hidup, meskipun mereka yang menjadi tukang becak tapi dia bisa memberikan manfaat hidupnya unutk keluarganya dan orang-orang yang ada di sekitarnya. Cukup berbeda dengan orang-orang yang hidup dari menghisap keringat orang lain.
Meski dia kaya tapi justru melakukan eksploitasi tenaga orang lain.

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DAN DI INGAT ADALAH BAGAIMANPUN KEADAAN KITATETAPLAH MENJADI ORANG YANG BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN…… MERDEKA 100%

About rudien87


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: